WOW !! Begini Cara ''Ibu Cerdas'' Menghilangkan Kebiasaan Anak Ngompol Waktu Tidur

Loading...

Menurut kepercayaan orang jaman dahulu, mengatasi anak yang masih sering mengompol yaitu dengan cara menggunakan capung, dimana capung tersebut untuk menggigit pusar anak yang masih suka mengompol. Hal tersebut memang belum terbukti secara ilmiah, tetapi sampai saat ini sebagian orang masih banyak yang percaya dengan cara ini. Tetapi ada baiknya bagi para ibu coba menggunakan beberapa cara dari Luvizhea.com untuk menghilangkan kebiasaan mengompol pada anak, yaitu:

Mengatasi kebiasaan mengompol pada anak dengan Terapi kebiasaan
Terapi perilaku sederhana bisa dilakukan agar anak tidak mengompol lagi, yang bisa Anda lakukan antara lain:

Mengatasi masalah mengompol pada anak yakni bisa juga dengan memperhatikan beberapa hal seperti memastikan anak mendapat asupan cairan yang cukup yaitu sekitar lima sampai enam gelas per hari, serta hindari minuman yang mengandung kafein, termasuk susu coklat ataupun menuman bersoda, karena semuanya bersifat diuretik.

Latih anak untuk minum 30 menit sebelum tidur kemudian suruh atau bawalah anak Anda ke kamar mandi untuk buang air kecil menjelang ia tidur. Diharapkan ketika berangkat tidur, kadung kemihnya dalam keadaan kosong. hal tersebut sangat efektif mencegah anak berhenti mengompol.

Membangunkan anak secara berkala sepanjang malam sesuai waktu kebiasaan ia mengompol setiap malamnya juga dinilai efektif dalam mengatasi anak mengompol, kalau tidak mau bangun Anda bisa menggendong ke kamar mandi untuk kita pancing buang air kecil dan kemudian kembali ke tempat tidurnya lagi setelah anak buang air kecil. Dengan mengajarkan anak untuk bangun dan mengosongkan kandung kemih nya berkali-kali selama malam, diharapkan bahwa anak pada akhirnya akan tetap kering dimalam hari. Jika anak dalam semalam hanya sekali mengompol, Anda bisa membangunkan anak untuk buang air kecil saat malam hari di pertengahan saat ia tidur. Jika jam tidur anak delapan jam, coba bangunkan anak 4 jam setelah tidur.

Ciptakan kondisi yang baik dan kondusif buat mereka. Hidupkan lampu toilet sepanjang malam, agar mereka bisa berjalan sendiri ketika semua telah tertidur. Namun jika mereka enggan kekamar kecil, sediakan pis pot disamping kamar tidur sehingga ketika terbangun, ada tempat bagi mereka untuk buang air kecil.

Jangan berikan popok yang seakan membiarkan atau memperbolehkan anak buang air kecil di kasur atau di celana.
Libatkan anak dalam aktivitas membersihkan bekas ompolnya dalam suasana kerjasama yang baik tanpa kemarahan.

Untuk anak di atas 7 tahun yang masih ngompol, sebaiknya lakukan teknik regresi untuk mencari tahu gangguan psikologis apa yang pernah terjadi pada anak hingga memicu kebiasaan ini.

Anda bisa memberikan terapi pada buah hati Anda untuk menguatkan otot kandung kemihnya. Caranya, saat ingin buang air kecil, ajari untuk menahannya selama beberapa menit. Ingat, jangan terlalu lama menahannya, karena dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Ia juga harus memiliki kemampuan mengendalilan pikirannya supaya waspada terhadap perasaan ingin buang air kecil ketika malam hari.

Mengatasi kebiasaan mengompol pada anak dengan Alarm Kelembaban

Anda bisa menggunakan cara yang lebih modern dalam mengatasi kebiasaan mengompol pada anak, yaitu dengan menggunakan Alarm Kelembaban. Alat ini dianggap sebagai cara yang berguna dan sukses untuk mengatasi anak mengompol, dimana alarm ini terdiri dari probe clip-on sensor. Penelitian medis telah menunjukkan bahwa alarm kelembaban telah membantu banyak anak-anak tetap kering. Pertama bisa digunakan alarm yang terhubung dengan perlak atau spray, atau cara kedua menggunakan alarm yang secara khusus terhubung ke dalam popok anak. 

Alarm tersebut akan menyala saat anak mulai mengompol, alarm membangunkan anak, yang kemudian akan pergi ke kamar mandi untuk menyelesaikan buang air kecil dan kemudian kembali tidur.Perlahan-lahan kondisi akan mengkondisikan otak untuk merespon dengan tepat pesan dari kandung kemih selama tidur. Kesabaran adalah kunci metode ini, Dikatakan berhasil jika anak sudah tidak mengompol selama 14 hari berturut-turut. Reaksi anak terhadap bunyi alarm sangat penting tapi keberhasilan latihan ini bisa dilakukan selama dua sampai empat bulan hingga benar-benar dirasa efektif.

Sumber : www.luvizhea.com

Artikel Terkait